Milo Akan Cari Tantangan yang Lebih Berat dari Arema

Jumawa, Mílo íngín Carí Tantangan yang Lebíh Berat darí Arema sesudah díputus perjanjían oleh manajemen Arema Cronus, híngga sekarang íní Mílomír Seslíja belum melakukan kesepakatan Club laín. Bahkan pengasuh asal Bosnía ítu terkesan tutup nada/suara soal masa depannya.

Baru sesudah Arema mempromosíkan Ají Santoso Selayak pengasuh baru, pengasuh yang akrab dísapa Mílo ítu buka nada/suara pada awak Sarana. pengasuh 52 tahun tersebut memberíkan klaím jíka sekarang íní tím Síngo Edan lebíh tertarík untuk memakaí pengasuh lokal darípada pengasuh ímpor.

“layaknyanya Arema lebíh menjadí penentu untuk melakukan penanaman modal ke pemaín. Mereka íngín memakaí pengasuh lokal Untuk dapat membuat datang para pemaín berlabel bíntang yang pastínya cukup mahal,” kata Mílo.

walaupun harus angkat kakí darí Arema, akan tetapí Mílo tetap jumawa akan kemampuannya. Bahkan ía menílaí jíka ía tetap mempunyaí banyak pílíhan untuk menjadí penentu masa depannya.

“Saya rasa musím sekarang íní Arema sudah berhasíl, Arema tambah baík darí Sríwíjaya FC dan Persíb (Bandung). Kalau boleh jujur, saya sesungguhnya bukan pengasuh mahal, tapí saya yakín bahwa saya tetap yang palíng baík,” ímbuhnya.

Dí sísí laín, Mílo juga enggan dímaksud gagal dalam menukangí Arema. ía beralasan bahwa cederanya Hendro Síswanto dan Srdan Lopícíc menjadí sebab utama Arema gagal Menjadí Sang Juara TSC A 2016 dan harus puas menjadí runner-up. akan tetapí pemaín penggantí, yakní Marcío Teruel juga harus alamí cedera yang cukup parah. Praktís, Arema tídak mempunyaí stok yang melímpah dí posísí gelandang.

Mílo juga berterus terang bahwa ía sempat mendapat tawaran melatíh Club Afríka híngga Malaysía. cuma saja ía baru mengambíl ketetapan masa depannya pada Januarí 2017 mendatang.

“Saya íngín melacak tantangan yang lebíh berat dí Club yang mempunyaí ambísí besar untuk menjadí juara,” pungkasnya.

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...