Kenikmatan Bercinta Dengan Dokter Cerita Ngentot

kenikmatan-bercinta-dengan-dokter-cerita-ngentot

kenikmatan-bercinta-dengan-dokter-cerita-ngentot

Kenikmatan Bercinta Dengan Dokter Cerita Ngentot merupakan website Kumpulan Cerita Dewasa terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, Cerita Dewasa SPG, Cerita Dewasa SMP, Cerita Sex Abg serta Cerita Sedarah terbaru dan masih banyak lagi.

Kenikmatan Bercinta Dengan Dokter Cerita Ngentot

true2life.biz adalah Foto Cewek Bugil, Cerita Ngentot, Foto Bugil Tante, dan Video Sex terbaru Tahun ini Cerita Hot Terbaru dimana anda bisa sange dengan membacanya, silahakan sediakan sabun lalu kocok kontol anda…..

Cerita sex – San.. hei aku jaga nich malam ini, elu jangan kirim pasien yang aneh-aneh ya, aku mau bôbô, begitu pesanku ketika terdengar telepôn di ujung sana diangkat.
“Udah makan belum?” suara merdu di seberang sana menyahut.
“Cie.. illee, perhatian nich”, aku menyambung dan, “Bôdô ach”, lalu terdengar tuutt.. tuutt.. tuut, rupanya telepôn di sana sudah ditutup.

Malam ini aku dapat giliran jaga di bangsal bedah sedangkan di UGD alias Unit Gawat Darurat ada dr. Sandra yang jaga. Nah, UGD kalau sudah malam begini jadi pintu gerbang, jadi seluruh pasien akan masuk via UGD, nanti baru dibagi-bagi atau diputuskan ôleh dôkter jaga akan dikirim ke bagian mana para pasien yang perlu dirawat itu. Syukur-syukur sih bisa ditangani langsung di UGD, jadi tidak perlu merepôtkan dôkter bangsal. dr. Sandra sendiri harus aku akui dia cukup terampil dan pandai juga, masih sangat muda sekitar 28 tahun, cantik menurutku, tidak terlalu tinggi sekitar 165 cm dengan bôdi sedang ideal, kulitnya putih dengan rambut sebahu. Sifatnya cukup pendiam, kalau bicara tenang seakan memberikan kesan sabar tapi yang sering rekan sejawat jumpai yaitu ketus dan judes apalagi kalau lagi môôdnya jelek sekali. Celakanya yang sering ditunjukkan, ya seperti itu. Gara-gara itu barangkali, sampai sekarang dia masih single. Cuma dengar-dengar saja belakangan ini dia lagi punya hubungan khusus dengan dr. Antôn tapi aku juga tidak pasti.

Kenikmatan Bercinta Dengan Dokter Cerita Ngentot Kira-kira jam 2 pagi, kamar jaga aku diketuk dengan cukup keras juga.
“Siapa?” tanyaku masih agak malas untuk bangun, sepet benar nih mata.
“Dôk, ditunggu di UGD ada pasien kônsul”, suara dibalik pintu itu menyahut, ôh suster Lena rupanya.
“Ya”, sahutku sejurus kemudian.

Sampe di UGD kulihat ada beberapa pria di dalam ruang UGD dan sayup-sayup terdengar suara rintihan halus dari ranjang periksa di ujung sana, sempat kulihat sepintas seôrang pria tergeletak di sana tapi belum sempat kulihat lebih jelas ketika dr. Sandra menyôngsôngku, “Fran, pasien ini jari telunjuk kanannya masuk ke mesin, parah, baru setengah jam sih, tensi ôke, menurutku sih amputasi (dipôtông, gitu maksudnya), gimana menurut elu?” demikian resume singkat yang diberikan ôlehnya.

“San, elu makin cantik aja”, pujiku sebelum meraih status pasien yang diberikannya padaku dan ketika aku berjalan menuju ke tempat pasien itu, sebuah cubitan keras mampir di pinggangku, sambil dr. Sandra mengiringi langkahku sehingga tidak terlalu lihat apa yang dia lakukan. Sakit juga nih.

Saat kulihat, pasien itu memang parah sekali, bôleh dibilang hampir putus dan yang tertinggal cuma sedikit daging dan kulit saja.
“Dôk, tôlông dôk.. jangan dipôtông”, pintanya kepadaku memelas.
Akhirnya aku panggil itu si ôm gendut, bôsnya barangkali dan seôrang rekan kerjanya untuk mendekat dan aku berikan pengertian ke mereka semua.
“Siapa nama Bapak?” begitu aku memulai percakapan sambil melirik ke status untuk memastikan bahwa status yang kupegang memang punya pasien ini.
“Praptônô”, sahutnya lemah.

Kenikmatan Bercinta Dengan Dokter Cerita Ngentot “Begini Pak Prap, saya mengerti keadaan Bapak dan saya akan berusaha untuk mempertahankan jari Bapak, namun hal ini tidak mungkin dilakukan karena yang tersisa hanya sedikit daging dan kulit saja sehingga tidak ada lagi pembuluh darah yang mengalir sampai ke ujung jari. Bila saya jahit dan sambungkan, itu hanya untuk sementara mungkin sekitar 2 – 4 hari setelah itu jari ini akan membusuk dan mau tidak mau pada akhirnya harus dibuang juga, jadi dikerjakan 2 kali. Kalau sekarang kita lakukan hanya butuh 1 kali pengerjaan dengan hasil akhir yang lebih baik, saya akan berusaha untuk seminimal mungkin membuang jaringannya dan pada penyembuhannya nanti diharapkan lebih cepat karena lukanya rapih dan tidak cômpang-camping seperti ini”, begitu penjelasan aku pada mereka. Selanjutnya

Nah itulah akhir dari Kenikmatan Bercinta Dengan Dokter Cerita Ngentot , untuk Cerita Bokep yang lainnya silahkan kunjungi saja website kami true2life.biz karena masih banyak Cerita Dewasa terbaru lain nya yang kami khusus posting untuk anda penggila Cerita Dewasa . Terimakasih atas kunjungan anda ke website Kami.

Terima Kasih Telah Membaca Kenikmatan Bercinta Dengan Dokter Cerita Ngentot

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...