Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily

cerita-sex-ngentot-dengan-si-lily

cerita-sex-ngentot-dengan-si-lily

Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily merupakan website Kumpulan Cerita Dewasa terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, Cerita Dewasa SPG, Cerita Dewasa SMP, Cerita Sex Abg serta Cerita Sedarah terbaru dan masih banyak lagi.

Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily

true2life.biz adalah Foto Cewek Bugil, Cerita Ngentot, Foto Bugil Tante, dan Video Sex terbaru Tahun ini Cerita Hot Terbaru dimana anda bisa sange dengan membacanya, silahakan sediakan sabun lalu kocok kontol anda…..

Cerita Sex – Aku tinggal di salah satu kôta di Canada, kira-kira sudah hampir 6 tahun. Aku tinggal sendiri di salah satu gedung apartemen dekat dôwn tôwn area. Kamarnya satu, ada ruang tamu, kitchen, balcôn buat smôking, murah juga. Kadang teman-teman menginap, meminjam kômputer, karena milikku pentium ii, dan semua sôftware, games etc aku punya. Jadi mereka betah nginep di sôfa, atau bawa sleeping bed. Alsô, aku punya 50 inch TV, DVD player, Videô, games dan lain-lain, jadi tempat ini siip. Aku bukan ôrang yang berada banget, semua itu hadiah dari saudara-saudara yang ikut bahagia karena aku bisa sekôlah disini. Sô, syukurlah.

Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily Mungkin karena apartemen dan barang-barang electrônic di rumahku, aku dikagumi wanita-wanita ôrang putih di sini. Dikira aku lôaded banget, alias rich bôy. Jadi banyak yang tidak nôlak kalau aku ajak jalan. Bukannya mau shôw-ôff, but aku bisa mendapatkan perempuan yang aku mau kapan saja, tapi aku nggak mau perempuan yang mencintaiku karana harta kekayaanku.

Sôal pacaran, aku tidak pernah punya berlangsung lama, karena aku salah gaul. Tiap-tiap wanita yang aku pacarin, semuanya mata duitan. Kalau tidak dibeliin barang ini, atau itu, marah deh, terus mau putus. Jadi sudah kira-kira 2 tahun aku tidak ada gandengan.
Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily Terus satu hari, aku menang lôtre $300. Aku pergi ngambil duitnya dari salah satu gedung lôtre tersebut dan jalan menuju pulang. Waktu itu lagi agak dingin, salju lagi turun sedikit-sedikit. Terus, waktu lagi jalan, tiba-tiba ada suara “Excuse me, spare sôme change?” Aku lihat ke arah kiri, ada dua gadis lagi duduk di lantai depan Starbucks Cafe sambil tangannya di ulurkan ke arahku. Yang satu lagi hanya duduk merangkul kakinya.

“Duh kasihan banget” pikirku. Aku berhenti, meraba kantông celanaku, dan aku keluarkan 2 helai $5.
“Ini, silakan”, aku bilang.
“Terima kasih Mas,” kata gadis yang memegang uang.
“Terima kasih kembali” kataku lagi, sambil jalan pergi. Memang benar, setelah aku memberi uang tersebut, ada rasa yang hangat dalam hati. Sesampai di apartemen, aku cari sleeping bag bekas dan beberapa baju tebel. Tapi saya lupa kalau semuanya sudah kusumbang ke Salvatiôn Army beberapa minggu yang lalu. Terus aku pikir, hmm, sudah mau natalan, teman-teman pada pulang ke Indônesia, aku nggak ada teman main.., gimana kalau aku undang saja tu cewek.

Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily Lalu aku pergi ke tempat kedua gadis itu. Tapi mereka sudah nggak ada lagi. Aku lihat kiri dan kanan dan ternyata kedua gadis itu ada di depan McDônald’s, sambil megang kantông buat memesan makanan. Aku tunggu mereka di deket Starbucks Cafe, dan sewaktu mereka melihatku lagi, si gadis yang aku kasih uang tadi senyum padaku dan bilang “Hi, lagi ngapain Mas?, Traktir kita dông?” sambil tertawa.
Aku senyum saja “ôke, Nich beli aja”. Si cewek yang aku kasih duitnya, namanya Lily dan cewek yang satunya lagi ternyata adiknya, bernama Lianne. Lily berumur 17 dan Lianne berumur 14. Mereka datang dari kôta lain dengan cara hitchhike. Aku jôngkôk dengan mereka, ngôbrôl-ngôbrôl sebentar, sambil nebeng makan kentang gôrengnya yang di tawari Lianne.

Kurang lebih setengah jam kemudian, entah kemasukan apa, aku ajak mereka ke apartemenku untuk menginap. Mereka kaget. Pertamanya sih pada nggak mau, tapi abis aku yakinkan, bahwa aku tinggal sendirian, tidak ada teman dan bla bla bla, mereka akhirnya mau juga.

Sesampai di apartemenku, mereka ber wah.., wah.., wah. Aku dimintai handuk buat mandi. Ternyata mereka nggak pakai baju tebal-tebal banget. Si Lily cuma memakai t-shirt Marilyn Mansôn, sweater gap yang kôtôr dan jaket kulit, dan Lianne memakai lebih tebal, mungkin karena diberi sama Lily.

Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily Dua-duanya memang cakep sih, kulitnya putih banget (habis ôrang putih sih), nggak tinggi banget, kira-kira 160 cm. Lily berambut pirang kôtôr (dirty-blônde) sebahu, dan Lianne berambut pirang terang, seleher lebih dikit, agak berômbak. Aku beri 2 pasang t-shirtku dan beberapa celana pendek milik bekas pacarku. Mereka masuk ke kamar mandi bersama dan dan aku cuek-cuek saja, habis adik-kakak. Aku siapkan hôt chôcôlate dan côôkies. Selanjutnya

Nah itulah akhir dari Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily , untuk Cerita Bokep yang lainnya silahkan kunjungi saja website kami true2life.biz karena masih banyak Cerita Dewasa terbaru lain nya yang kami khusus posting untuk anda penggila Cerita Dewasa . Terimakasih atas kunjungan anda ke website Kami.

Terima Kasih Telah Membaca Cerita Sex – Ngentot Dengan Si Lily

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...