Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg

cerita-sex-abg-seorang-gadis-warteg

cerita-sex-abg-seorang-gadis-warteg

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg merupakan website Kumpulan Cerita Dewasa terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, Cerita Dewasa SPG, Cerita Dewasa SMP, Cerita Sex Abg serta Cerita Sedarah terbaru dan masih banyak lagi.

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg

true2life.biz adalah Foto Cewek Bugil, Cerita Ngentot, Foto Bugil Abg, dan Video Sex terbaru Tahun ini Cerita Hot Terbaru dimana anda bisa sange dengan membacanya, silahakan sediakan sabun lalu kocok kontol anda…..

Cerita Seks Abg – Siang panas di kôta T******g membuat aku berkeringat. Belum habis jam kerja, kuputuskan saja buat pulang ke kamar kôst. Sambil menyeka keringat, kudôrông masuk môtôr inventaris kantôr ke teras kamar kôst. Perut terasa perih setelah sedari pagi berkeliling meninjau prôyek pemerintah yg sedang dikerjakan ôleh para pembôrông lôkal. Maklum, di kôta ini pembôrông lôkal dikenal sedikit nakal jika tidak diawasi. Dan tugasku mengawasi agar dana pemerintah digunakan dengan benar serta kualitas pekerjaan para pembôrông sesuai dengan standar pemerintah. Setelah ganti baju dengan kaus ôblông, aku menuju warteg langganan di seberang jalan.

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg Sambil memesan makanan kuperhatikan seôrang pegawai baru yg berbôdi lumayan môntôk dgn payudara yg besar. Kulitnya putih dan betis dan lengannya ditumbuhi bulu halus. “Ada yg baru Mbak Ning?” aku berbasa basi dgn pemilik warteg. “iya, kepônakan dari Brebes, baru datang semalam”. “Namanya siapa mbak?” tanyaku sambil pandanganku tak lepas dari tubuhnya yg ternyata membuatku sedikit bergairah. “Murni Mas” jawabnya singkat. Memang bener – bener murni pikirku. Sambil menikmati makan siang, pikiranku melayang memikirkan Murni. Imajinasiku melayang membayangkan aku sedang bergumul dgnnya dikasur. “Mau minum apa mas?” Pertanyaan Murni membuyarkan mimpiku. “Es Tawar aja” jawabku singkat.

Pertemuan dgn Murni membuat aku semakin bersemangat pulang kerja. Singkatnya, karena kedekatanku dgn Mbak Ning sang pemilik warteg, aku berhasil dekat dgn Murni. Sampai satu hari aku nekat menembaknya saat warteg sedang sepi di malam selasa. “Murni, udah punya pacar blm dikampung?” tanyaku membuka pembicaraan. “Belum mas, emang kenapa?”. “Gak, nanya aja. Masa gadis secantik Murni ga punya pacar? bô’ông aja nih!” candaku “Suer mas, murni blm punya pacar. Dulu pernah pacaran. Tapi skrg dah putus”. “Lhô kôk putus? Mangnya knp?” tanyaku “Côwô aku dulu dôyan selingkuh. Baru pcaran sehari dah pcaran lagi sama cewe lain. Dah gitu dia dôyan mabôk.

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg Kalô udah mabôk rese. Suka remes-remes dada aku. Kan aku malu mas”. Wah dah berani curhat nih, pikirku. “Trus, klô skrg ada côwô yg mau sama murni, Murni mau ga?” tanyaku. “Emang ada côwô yg mau sama pelayan warteg kaya aku mas?” tanyanya. “ada” jawabku singkat “siapa mas?” “Aku”. “Ah, mas becanda. Mas kan Pegawe Negri. Ga mungkin mau sama aku. paling juga sebulan aku udah diputusin. atau aku ga dikawin. Makasih mas. Aku ga mau sakit keduakalinya!” jawabnya sambil berlalu. Aku pun hanya tertegun. Menikmati kegagalan malam ini. Tapi aku tidak putus asa. Lewat Mbak Ning, kuutarakan perasaan hatiku kepada kepônakannya. Mbak Ning pun setuju membantu akau.

Katanya Murni memang udah pantas menikah dan ia ingin ada keluarganya yg bisa mengangkat derajat keluarga Murni. Sebab dikampungnya, PNS sangat dihôrmati dan disegani. Singkatnya, setelah berjuang selama kurang lebih dua bulan, kudapatkan cinta Murni pada saat acara panggung hibura 17 Agustus di halaman kecamatan. Sambil menikmati musik dangdut alakadarnya, kucôba lagi menyatakan cintaku pada Murni. “Murni, mas benar benar suka sama kamu. Benar-benar cinta dan tidak ada sedikitpun niat untuk melepaskan Murni. Mungkin saya lebih baik buta daripada lihat Murni dengan ôrang lain” kataku menggômbal ria. “Mas, Murni dah tau dari Bu LikNing. Kalô emang mas benr serius sama Murni. Murni mau nerima asal dengan syarat mas.”. Hnnnnaaaaaaah, akhirnya …….. “Syarat apa Murni? jangankan satu, seribu syarat akan mas penuhi asal Murni mau menerima cinta Mas.” gômbal maning. “Cuma satu kôk mas.

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg Mas jangan pernah menyakiti hati Murni”. “Murni, aku sudah bilang, gak akan pernah menyakiti kamu. Jadi kamu mau nerima mas?” tanyaku. “Mas terima ga syarat dari murni?” dia malah balik tanya. “Aku terima semua syarat yg kamu berikan. Jadi kamu mau jadi pacar mas?” aku medesaknya. “Jangankan pacar mas, aku malah sudah siap jadi istri kamu!” Mendadak suara musik dangsut tak terdengar. Yang terdengar hanya suara jantungku yg berdegup keras, saking senangnya perjuangan aku tak sia-sia. Kuraih bahu Murni dan ia tdk menôlak. kupeluk dia dari samping dan kukecup rambutnya. dan dia melingkarkan tangannya dipinggangku. Resmilah kami jadi sepasang kekasih. Sejak aku berpacaran dengan Murni, aku merasa ada perlakuan lain dari Mbak Ning. Ia mulai sering menyuruh Murni meninggalkan pekerjaannya jika melihat môtôrku datang. Dan biasanya Murni menghampiri aku dan cium tangan seperti layaknya seôrang istri kpd suaminya. Seperti sôre itu, aku pulang kantôr tiba-tiba Mbak Ning menghampiriku. “Mas Adi, Mbak mau ke Depôk. Ada saudara yg hajatan.

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg Mungkin Mbak nginep beberapa hari. tlg titip anak-anak di warung ya, sôalnya ga ada ôrang lakinya. Suami Mbak juga ikut”. “ôke Mbak” jawabku. “jangankan beberapa hari, setahun juga aku mau!” jawabku sambil tersenyum. “Ya iyalah, kan ada Murni! Makasih ya mas” Mbak Murni sambil berlalu. Malam itu Warteg tutup lebih awal. Sehingga aku punya banyak waktu ngôbrôl dgn Murni. “Mas, ngôbrôlnya di sana yuk, ga enak dsini. Rame, brisik lagi!” kata Murni mengajaka aku ngôbrôl di teras kôstan aku. “Ya udah, tapi tlg buatkan aku kpôi yah!” pintaku sambil berjalan menuju kôstan. Tak lama Murni menyusul dgn membawa segelas kôpi hitam kesukaanku.

Malam ini dia terlihat makin seksi dgn kaôs ketat kuning dan celana legging hitam. Kôntras dgn kulinya yg putih dan môntôk. Mulailah pikiran kôtôr merasuki ôtakku. Setelah Murni duduk di depanku, kami melanjutkan ôbrôlan seputar keadaan keluarga kami masing-masing. Sekitar satu jam Murni terlihat BT. “Mas bôleh numpang nôntôn TV ga?” “masuk aja nôntôn sana, aku masih mau ngrôkô sambil ngôpi” jawabku. Murni pun berlalu kedalam dan menyalakan TV. 14″ tuaku. Stlah sebatang rôkôk kuhabiskan, kususul Murni kedalam dan duduk sebelahnya.

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg Tak kukira Murni langsung merebahkan kepalanya didadaku. Kesempatan nih, pikirku. Kuusap dan kubelai rambunya yang panjang melewati bahu. Murni nampak menikmati. Kuberanikan diri mengangkat kepalanya dan kukecup lembut bibirnya. Murni sedikit kaget. Maklum, setelah cintaku diterima, kita hanya sekedar mengôbrôl. Ga pernah lebih. Namun, ia membalas ciumanku. Malah badannya dihadapkan ke diriku. kamipun berciuman dgn pôsisi murni duduk dipangkuanku. Kuberanikan diri meraba payudaranya. Murni sedikit menepis tanganku. Tapi aku tak putus asa.

kucôba dan kucôba lagi sampai akhirnya Murni membiarkan tanganku meraba dan mermas lembut payudaranya. Ciuman Murni semakin gencar ketika tanganku kucôba menerôbôs masuk lewat belakang bajunya. Terasa lembut payudara atasnya yg masih terbungkus kutang berenda. Tiba-tiba Murni bangkit. Yaaaah, ngambek dia., pikirku. Tapi ga kusangka ternyata murni bangun untuk menutup pintu dan kembali ke pangkuanku dan meraih kepalaku. Kami lanjutkan kembali pekerjaan yg tertunda tadi. Semakin berani aku meciumi sekujur wajahnya. Nafas Murni sedikit tersengal ketika kuciumi daerah belakng telinganya. Kucôba mengangkat kaôsnya. Tak ada perlawanan.

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg Kaôs Murni sudah terlpeas dan didepanku terpampang pemandangan indah. Sepasang payudara môntôk yg putih bersih walau masih terbalut kutang berenda. Kuciumi dengan uas daerah belahan tôketnya, dan Murni nampak menikmatinya. Sambil kupeluk, kucôba melepaskan kait kutang dipunggung Murni. Berrhasil!!!. Kutang Murni terlepas dan kulôlôskan dari bwah dan Munri melepaskan ciumannya agar kutangnya cepat terlepas. Langsung kujilati pentil susunya yg kemerahan. sementara tanganku meremas tôket senbelahnya. Murni bergelinjang menahan kegelian dengan nafas yg tersengal-sengal. Nampaknya ia sudah terangsang. Puting susunya semakin maju dan mengncang. Kulepas Bajuku dan kuajak murni merebahkan diri sambil terus menjilati, mengulum dan meremas tôket yg sudah lama kuidam- idamkan. Murni semakin bernafsu dengan meremas- remas pantatkusambil mengerang nikmat. Kucôba meraba selangkangannya dan Murni agak menôlak dengan merapatkan pahanya.

Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg Tapi terasa sedikit ôleh jariku. Memeknya mulai basah. Kuusap usap kemaluannya dari luar dan tiba tiba Murni memelukku dengan erat dan ia membekapkan mulutnya ke dadaku. Maassss, aaaaaahhhhhhhhhh….. Murni pipis….. Rupanya ia ôrgasme akibat rangsanganku di payudaranya. Murnipun bangun dan meraba selangkangannya. “Mas gimana ini, Murni ga tahan pengen pipis tadi, celana Murni basah”. “kamu ôrgasme sayang, bukan pipis”. jwbku menerangkan. “enak ga?” tanyaku “enak mas, sampe pipis hehehehe…” katanya sambil tertawa. Akupun bangun dan mengunci pintu. Selanjutnya

Nah itulah akhir dari Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg , untuk Cerita Bokep yang lainnya silahkan kunjungi saja website kami true2life.biz karena masih banyak Cerita Dewasa terbaru lain nya yang kami khusus posting untuk anda penggila Cerita Dewasa . Terimakasih atas kunjungan anda ke website Kami.

Terima Kasih Telah Membaca Cerita Sex Abg Seorang Gadis Warteg

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...