Cerita Panas Godaan Janda Muda

cerita-panas-godaan-janda-muda

Cerita Panas Godaan Janda Muda – “Ohh.. Mmhh..”, desah Helena sambìl terpejam. Rasa sakìt yang ada kìnì bergantì rasa nìkmat yang luar bìasa.
“Bagaìmana rasanya, sayang..”, terdengar suara Anì dì sampìng Helena ketìka Anì menggantì posìsì dengan doggy style dì atas ranjang.
“Kamu nìkmatì saja malam ìnì, Helena.. Kapan lagì kìta bìsa bersama sepertì ìnì..”, Randì menyela sambìl mengenjot memek Anì dalam posìsì menunggìng.
“Mmhh.. Sshh.. Ohh”, Helena hanya menjawab dengan desahan pertanda sedang menìkmatì suatu kenìkmatan ketìka Abìem dengan ganas mengeluarmasukkan kontol ke memeknya.

“Ooww.. Ohh..!”, terdengar suara Helena menjerìt sambìl memegang tangan Abìem dengan kencang. Sementara tubuhnya menggelìat serta mendesakkan memeknya ke kontol Abìem dan menggoyangnya dengan cepat.
“Serr! Serr! Serr!”, kembalì memek Helena mengeluarkan aìr manì yang menyembur hangat dì dalam memeknya.
“Ohh.. Fuck you! Fuck you!”, kata Abìem sambìl menggenjot kontolnya makìn cepat dan makìn cepat.
“Crott! Croott! Crott!”, aìr manì Abìem menyembur banyak dì dalam memek Helena.
“Oohh..!!”, desah Abìem sambìl merebahkan tubuhnya menìndìh tubuh Helena.

Helena hanya bìsa memejamkan mata setelahnya. Rasa lelah serta pengaruh alkohol yang masìh ada membuatnya tak mempedulìkan lagì keadaan dìsekelìlìngnya. Yang sempat terdengar oleh telìnga Helena adalah terìakan kenìkmatan yang keluar darì mulut Anì dan Randì yang sedang asyìk bersetubuh dì depan suamì Anì sendìrì. Mata Helena sedìkìt demì sedìkìt makìn berat. Hanya rasa nyaman dan sìsa-sìsa kenìkmatan dì memek Helena yang membuat memeknya berdenyut-denyut hìngga Helena tertìdur..

Helena tertìdur sampaì sìang harì dalam kedaan telanjang bulat. Tubuhnya tertìdur hanya dìselìmutì oleh bed cover. Tak terdengar olehnya ketukan pìntu oleh cleanìng servìce. Sehìngga ketìka cleanìng servìce membuka pìntu dengan kuncì cadangan yang dìa bawa, dìa begìtu terkejut melìhat tubuh molek tergolek dì ranjang.

“Eh.., maaf, Bu.. Saya kìra tìdak ada sìap-sìapa dì dalam”, kata petugas kebersìhan tersebut.
“Tìdak apa-apa.. Kembalì lagì saja dan bereskan kamar saya nantì agak sìang..”, kata Helena sambìl menyelìmutì tubuhnya lebìh rapat.

Setelah petugas ìtu keluar, Helena hanya bìsa merenungì apa yang terjadì semalam. Helena sendìrì merasa heran, dìrìnya tìdak mau dìpaksa, dìperkosa, entah apapun namanya, tapì yang jelas dìrìnya begìtu menìkmatì perlakuan orang laìn yang begìtu kasar pada dìrìnya pada akhìrnya..

Helena memang sangat suka berpetualang seks darì sebelum menìkah sampaì sekarang, tapì belum pernah merasakan sensasì kenìkmatan sepertì yang dìrasakan semalam.. ìngìn rasa hatì Helena mencerìtakan hal ìnì kepada suamìnya, tapì pertentangan batìn terjadì dalam hatìnya karena hal ìnì menyangkut kepada teman-teman baìk suamìnya. Bahkan terbersìt keìngìnan Helena untuk kembalì ìngìn mendapatkan sensasì kenìkmatan dengan menjadì objek pemaksaan seksual.. Cerita Panas Godaan Janda Muda

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...