Cerita Ngentot Sembari Coli

cerita-ngentot-sembari-coli

Cerita Ngentot Sembari Coli

Cerita Dewasa Sejak peristiwa Mbak Maya membongkar pintu itu, saya jadi sering memasang diri, tiduran di dalam kamar cuma bercelana dalam sembari coli (onani). Saya cuma ingin menjaga supaya penis saya tegang, dan mengharapkan waktu itu Mbak Maya masuk. Saya rebahan sembari membaca majalah. Sialnya, yang saya incar tidak pernah datang. Sekali waktu justru si Rosi yang masuk buat meminjam lipstik istri saya. ini memang sudah biasa. Buru-buru saya tutupkan CD saya. Tapi rupanya mata Rosi keburu melihat.

Woww, indahnya. Dia tampak cengengesan sembari memolesi bibirnya gincu. Mau kemana? tanya saya. Nggak. Pengin makai lipstik aja. Saya meneruskan membaca. Coli ya Mas? katanya. Gadis ini memang manja, dan amat terbuka saya. pada waktu itu saya tetap berpacaran istri saya, kemanjaannya bahkan luar biasa. Tak jarang kalau saya datang dia menggelendot di punggung saya. Tentu saya tak punya pikiran apa-apa. Dia kan tetap kecil waktu itu. Tapi sekarang. Ahh. Datang-Datang saya memperdulikannya. Dia sudah dewasa. Sudah seksi. Teteknya 34. Pinggang ramping, kulit bersih. Dia yang paling cantik diantara saudara istri saya. Cerita Ngentot Sembari Coli

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...