Cerita Hot Mengecup Bibir

cerita-hot-mengecup-bibir

Cerita Hot Mengecup Bibir

Cerita Dewasa Pikiran saya mulai kotor. berbasickan saya, akan lebih mudah sesungguhnya menjebak Rosi daripada Mbak Maya. Rosi lebih terbuka, lebih manja. Kalau cuma mengecup pipi dan mengecup bibir sedikit, bukan hal yang menyukair. Dulu saya sering mengecup pipinya. Tapi sejak dia terlihat sudah dewasa, saya tak lagi membuatnya. selanjutnya sasaran jebakan saya berpindah tempat ke Rosi. Saya mencari jalan melupakan Mbak Maya.

Sore selepas mandi saya rebahan di tempat tidur, dan kembali memasang jebakan untuk Rosi. Saya berbulat hati untuk memancing dia. ini hari paling akhir istri saya up country. bermakna besok di kamar ini sudah ada istri saya. Saya elus perlahan-lahan penis saya hingga berdiri tegak. Saya tidak membaca majalah. Saya seolah sedang onani. Saya pejamkan mata saya.

Beberapa menit lantas saya dengar pintu kamar berderit lembut. Ada yang membongkar. Saya diam saja seolah sedang keasyikan onani. tak ada persepsi. Saya melihat pintu sudut mata yang terpicing. Sialan. Tak ada orang sekalipun. Mungkin si Rosi langsung kabur. Saya nyaris saja membuat jadi tidak berjalan atau diam onani saya pada waktu itu dari mata yang nyaris tertutup saya lihat bayangan. langsung saya mengelus-elus penis saya agak cepat dan badan bergerak-gerak kecil. Cerita Hot Mengecup Bibir

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...