Cerita Dewasa Sex Si Lani Temen Istriku

cerita-dewasa-sex-si-lani-temen-istriku

Cerita Dewasa Sex Si Lani Temen Istriku merupakan website Kumpulan Cerita Dewasa terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, Cerita Dewasa SPG, Cerita Dewasa SMP, Cerita Sex Ngentot serta Cerita Sedarah terbaru dan masih banyak lagi.

Cerita Dewasa Sex Si Lani Temen Istriku

true2life.biz adalah Foto Cewek Bugil, Cerita Ngentot, Foto Bugil Tante, dan Video Sex terbaru Tahun ini Cerita Seks Terbaru dimana anda bisa sange dengan membacanya dan pasti anda akan langsung coli…..

 cerita-dewasa-sex-si-lani-temen-istrikuCerita Dewasa Sex – Día memang seorang waníta yang cukup menarík, umurnya lebíh tua dua tahun daríku, dan día ialah ístrí kawan kantorku. Laní, namanya, memílíkí tínggí badan yang lebíh kecíl daríku, sekítar 160 cm dan memílíkí kulít yang bísa díbílang lebíh putíh darípada manusia índonesía Mayoritas, tapí día bukanlah keturunan chínese.
Dí kantorku aku ialah cuma satu keturunan chínese, tínggí badan sekítar 172 dan tídak gemuk, yah, wajar lah. Dí kantor íní aku mendudukí jabatan sebagaí wakíl kepala accounttíng. Aku sesungguhnya mempunyai kelompok baru bekerja dí perusahaan íní, baru sekítar satu tahun dan aku sudah cukup akrab  salah satu pegawaí yang mempunyai nama Roní. Aku pernah díajak beranjangsana ke rumahnya dí wilayah Jakarta Utara. Dísínílah awalannya perjumpaan aku  Laní.

Pada melihat  mata pertama, aku memang sudah menyadarí kecantíkan Laní namun píkíran ítu aku buang jauh-jauh gara-gara menyadarí bahwa día ialah ístrí kawan aku. Pembícaraan dí rumah Roní diadakan cukup lama dan cukup akrab sekalí. Roní tínggal bertíga  pembantunya dan ístrínya. Aku sendírí sempat makan malam dí rumah mereka. Harus aku akuí, sambutan mereka dí rumahnya betul-betul   bikin aku merasa betah dan íngín berlama-lama terus dísítu tapí akupun akhírnya harus pulang juga ke rumah.
sesudah perjumpaan ítupun síkap aku kepada Roní dan sebalíknya pun bíasa-bíasa saja, tídak ada ístímewanya. Sampaí suatu mínggu sore jam 3-an handphoneku berbunyí, terbukti darí rumah Roní. Aku píkír Roní yang menghubungí gara-gara perlu sesuatu, terbukti yang kedengaran ialah nada/suara waníta.
“Halo, íní Harí ya?”, kata nada/suara dísana.
“Ya, íní síapa ya?”, jawabku.
“Aku Laní, ístrí Roní. Masíh ínget ga?”
“Oh, íya, masíh ínget. Aku kíra síapa..? ada apa níh Lan?”
“Gíní Har, aku íngín ketemu  kamu. Boleh aku ke rumah kamu? Kamu lagí sendírían dí rumah?”
“Boleh aja, dulu aku pernah ke rumah kamu, sekarang boleh aja kalían maín ke rumah aku. Kalían datang berdua?”
“Nggak, aku datang sendírí saja. Roní sedang pergí  kawannya.”
Sempet bengong juga aku mendengar Keterangan ítu. Ada apa gerangan? Mau apa Laní ke rumah aku sendírían sore-sore begíní? Banyak píkíran campur aduk dí otakku.
“Halo.. halo.. haloo.. Harí, kamu masíh dísítu?”
“Eh.. oh.. íya Lan.. Oke, kamu boleh ke rumahku kok sekarang. Aku cuman bíngung aja mau síapín makanan apa buat kamu.”
“Ngga perlu repot-repot lagí Har, bíasa aja. Aku berangkat yah sekarang.”

Jarak antara rumahku  rumah Roní memang cukup jauh, rumahku terletak dí wilayah Jakarta Barat namun Roní dí Jakarta Utara. Perlu waktu sekítar 45 menít untuk íngín ke rumahku jíka darí Jakarta Utara. Rumahku tídak terlalu besar memílíkí halaman depan yang cukup untuk satu mobíl. Aku memelíhara sepasang anjíng jenís ukuran yang tídak bísa besar. Rumahku memílíkí 4 ruangan kamar, satu kamar terletak dí loteng rumah. sesungguhnya íní ialah rumah orang tuaku, namun mereka waktu íní sedang pergí keluar negerí sehíngga tínggallah aku sendírí dí rumah  seorang pembantu yang tídak mengínap, pembantuku íní cuma datang pada pagí dan sore harí sesudah aku pulang kerja dan pada harí sabtu atau mínggu, día datang pagí harí untuk membersíhkan rumah. namun anjíng-anjíngku aku sengaja sedíakan makan dan mínumnya berlebíh dí tempatnya supaya mereka tídak kehausan dan kelaparan jíka aku pergí kerja.

Cerita Dewasa Sex Si Lani Temen Istriku || Sesudah membersíhkan rumah sewujudnya, aku menanti Datangnya Laní sambíl menonton televísí. Sambíl menanti, píkíranku tídak bísa konsen ke TV. Banyak píkíran yang berkecamuk dalam otakku mengenaí Datangnya Laní yang sendírían ke rumahku. Sekítar setengah jam menanti akhírnya terdengar nada/suara mobíl dí depan rumah. Aku langsung keluar untuk melíhat; terbukti memang Laní yang datang sendírían. Langsung saja aku persílahkan día masuk, begítu melíhat ada tamu, langsung saja anjíngku pada ríbut.
“Ehh.. kamu pelíhara anjíng ya, lucu bangeet”, kata Laní sambíl mendekatí anjíngku lalu mengelusnya.
“íya. Kamu suka anjíng juga”
“Suka banget”
Kemudían aku persílahkan Laní mauk dan duduk dí ruang tamu tatkala aku menyíapkan mínuman untuk día.
“Kamu kok tídak datang  Roní? Bíasanya kemana-mana berdua melulu?”
“Memangnya harus sama día terus kalau kemana-mana?”
“íya dong, apalagí kamu sekarang datang ke rumahku, kalau ketauan sama día kan, ntar gímana jadínya nantí?”
“Ah.. sudahlah, hal kayak begítuan bíar aku yang urus  Roní”, Kata Laní lebíh lanjut.
“Gíní Har, aku íngín bercakap-cakap-bercakap-cakap sama kamu níh tentang masalah bísnís.”
Kamípun berbícara masalah bísnís, terbukti día kerumahku untuk berbícara mengenaí bísnís baru yang akan díríntísnya dan memínta bagaímana pendapat aku darí segí accounttíng dan manajemennya. Pembícaraan tersebut diadakan kurang lebíh selama satu jam. Sambíl berbícara konsentraasíku agak terganggu gara-gara duduk berDibagianan  Laní dan hampír berdekatan. kadang-kadang-kadang-kadang kalau sedang bícara bertatapan íngín sekalí terasa mencíum bíbírnya soalnya cuma berjarak sekítar 45 cm.Cerita Selengkapnya

Itu baru awalan dari Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex Si Lani Temen Istriku, untuk selengkapnya Cerita Bokep Cerita Dewasa Sex Si Lani Temen Istriku klik disini. Terimakasih atas kunjungan anda ke website Ini.

Terima Kasih Telah Membaca Cerita Dewasa Diatas

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...