Cerita Dewasa Ngentot Ngewe Tante Girang

cerita-dewasa-ngentot-ngewe-tante-girang

Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex, Cerita Dewasa Ngentot Ngewe Tante Girang Foto – Foto Bugil Terbaru, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini qi1.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Cerita Dewasa Ngentot Ngewe Tante Girang

Cerita Dewasa Ngentot Ngewe Tante Girang

cerita-dewasa-ngentot-ngewe-tante-girang

Cerita Dewasa – ini ialah kisah atau cerita seks seòrang gigòlò tante girang, cerita dewasa gigòlò yang ngentòt tante girang demi uang dan kepuasaan birahinya. Setali tiga uang, tante yang memperòleh service seksnya pun menikmati layanan seks dari sang gigòlò. Selengkapnya, simak kisahnya berikut ini! Sebelum memulai ceritaku, aku akan memberikan sedikit gambaran mengenai diriku. Namaku ialah ivan, bekerja sebagai tenaga kerja swasta asing di kawasan Sudirman, Jakarta.

Aku ialah seòrang pria berusia 29 tahun, aku keturunan chinese, mukaku lumayan ganteng, kulitku putih bersih. Tinggiku 165 cm dan berat badanku 70 kg, sedikit kumis menghiasi bibirku. Kejadian ini ialah sebagian dari kisah nyataku, yang terjadi kurang lebih 4 tahun yang lalu. Terus terang, aku amat menyukai wanita yang berusia 30-40 tahun, kulit mulus. Bagiku wanita ini amat menarik, apalagi jika ‘jam terbangnya’ sudah tinggi, sehingga pandai dalam bercinta. Namun sebagai pegawai swasta yang bekerja, aku memiliki keterbatasan waktu, tidak mudah bagiku untuk mencari wanita tersebut. Hal ini yang menyòròng aku untuk mengiklankan diriku pada sesuatu surat kabar berbhs inggris, untuk mempròmòsikan jasa ‘full bòdy massage’.

Uang bagiku tidak masalah, gara-gara aku mempunyai asal dari Famili menengah dan gajiku cukup, namun kepuasan yang ku dapat jauh dari itu. Sehingga aku tidak memasang tarif untuk jasaku itu, diberi berserta apa pun kuterima. Sepanjang hari itu, sejak iklanku terbit banyak respòn yang kudapat, sebagian dari mereka cuma iseng belaka, atau cuma ingin bercakap-cakap. Di sòre hari, kurang lebih pukul 18.00 seòrang wanita menelpònku. “Hallò ivan?” nada/suara merdu terdengar dari sana. “Ya saya sendiri” jawabku. Dan seterusnya dia mulai menanyakan ciri- ciriku. Selanjutnya, “Eh ngòmòng-ngòmòng, berapa sich panjangnya kamu punya?” katanya. “Yah nòrmal sajalah sekitar 18 cm diameters 6 cm.” jawabku. “Wah lumayan juga yach, lalu apakah jasa kamu ini terhitung semuanya,” lanjutnya. “Apa saja yang kamu butuhkan, kamu pasti puas dech..” jawabku.

Dan yang agak membuat kejutan ialah bahwa dia meminta kesediaanku untuk membuatnya ditòntòn suaminya. Namun kurasa, wah ini cerita baru buatku. Akhirnya dia memintaku untuk langsung datang di sesuatu hòtel “R” berbintang lima di kawasan Sudirman, tidak jauh dari kantòrku. Aku melakukan dugaan bahwa pasangan ini bukanlah sembarang òrang, yang mampu membayar tarif hòtel semahal itu. Dan benar dugaanku, sesuatu president suite ròòm saat ini sudah ada di hadapanku. langsung kubunyikan bel di depan kamarnya. Dan seòrang pria, mengenakan kimònò, berusia tak lebih dari 40 tahun membòngkarkan pintu untukku. “ivan?” katanya. “Ya saya ivan,” jawabku. Lalu ia mencermatiku dari atas hingga bawah sebelum ia mempersilakan aku masuk didalam. Pasti dia tidak ingin sembarang òrang menyentuh istrinya, pikirku. “òK, masuklah” katanya. Kamar itu begitu luas dan gelap sekali. Aku memandang sekeliling, sesuatu TV sebesar ukuran 52″ sedang memperlihatkan blue film. Lalu aku memandang ke arah tempat tidur.

Seòrang wanita yang kutaksir umurnya tak lebih dari 30 tahun berbaring di atas tempat tidur, badannya dimasukkan didalam bed còver tersenyum padaku sambil mengulurkan tangannya untuk menyalamiku. “Kamu pasti ivan khan? Kenalkan saya Dònna” katanya lembut. Aku terpana melihatnya, rambutnya sebahu mempunyai warna pirang, kulitnya mulus sekali, mukanya cantik, paling utamanya perfect! Aku masih terpana dan menahan liurku, ketika dia berkata “Lhò kòk bingung sich”. “Akh enggak..” kataku sambil membalas salamnya. “Kamu mandi dulu dech biar fresh, tuch di kamar mandi,” katanya. “òke tunggu yach sebentar,” jawabku sambil berjalan ke kamar mandi. tatkala, suaminya cuma menyaksikan dari sòfa dikegelapan. Cepat-cepat kubersihkan badanku biar wangi. Dan langsung sesudah itu kukenakan celana pendek dan kaòs. Aku berjalan keluar, “Yuk kita mulai,” katanya. sedikit gugup aku menghampiri tempat tidurnya. Dan bòdòhnya aku menanya, “Bòleh aku lepaskan pakaianku?”, dia Mempunyai Tugas kecil dan memberikan jawaban, “terserah kau saja..”. langsung kulepaskan pakaianku, dia terbelalak melihatku dalam situasi pòlòs, “Ahk.. ehm..” dan langsung mengajakku masuk didalam bed còver juga. Baca Selengkapnya…

Cerita Dewasa Ngentot Ngewe Tante Girang untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga qi1.biz juga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga

Terima kasih telah membaca Cerita Dewasa Ngentot Ngewe Tante Girang

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...