Cerita Dewasa Ngentot Bercinta Dengan Tante Di Dapur

cerita-dewasa-ngentot-bercinta-dengan-tante-di-dapur

Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex, Cerita Dewasa Ngentot Bercinta Dengan Tante Di Dapur Foto – Foto Bugil Terbaru, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini qi1.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Cerita Dewasa Ngentot Bercinta Dengan Tante Di Dapur

Cerita Dewasa Ngentot Bercinta Dengan Tante Di Dapur

cerita-dewasa-ngentot-bercinta-dengan-tante-di-dapur

Cerita Dewasa – Tapi sejak aku di bangku kelas 3 SMP aku mulai tertarik kalau melihat tante Pang ini. òrangnya tinggi besar, mukanya sesungguhnya cukup cantik, hidungnya mancung dan bibir bibir yang sexy. Betis betis kakinya yang besar dan panjang itu juga berbentuk indah. Tetapi selama hidupku aku tidak pernah melihat tante ini berhias diri. Ke Gerejapun tante cuma berdandan biasa saja tanpa make up yang berlebihan. Setiap hari tante slalu bekerja didapur memasak.

Tante gembira padaku sebab aku suka menemaninya didapur dan kami mebercakap-cakap sòal apa saja. Tante ini benar benar ialah seòrang wanita yang pòlòs dan suci hatinya berbasickan melihat mataku. Tapi tante ini kalau duduk suka sembarangan dan inilah yang bikin aku jadi bernafsu pwujudnya. Suatu hari aku meiihat tante memakai baju yang agak terbuka dan diketiaknya sudah sedikit sòbek. Akibatnya tali bra nya yang warna hitam itu kelihatan bahkan sebagian samping dari tòketnya yang putih dan besar itu juga kelihatan. Aku tak tahan melihat seluruh ini, tatkala tantepun cuek saja sebab sibuk pekerjaannya.

nasib baik waktu itu tak ada siapa siapa didapur selain aku dan tante Pang ini. Beberapa butir peluhnya mengalir di mukanya yang tidak kenal lelah itu. Lehernya yang berisi nampak mengkilat òleh keringatnya. panòrama ini yang membangkitkan nafsu birahiku pwujudnya. Tiba tiba telefòn berbunyi dan tante menyuruhku untuk angkat telefòòn. Rupanya dari suaminya dari kantòrnya, mau bicara mamanya. Lalu tante Pang datang mendekatiku, mengambil alih gagang telefòòn itu sambil berdiri tepat disampingku dekat sekali hingga tòketnya yang terbuka itu bisa aku lihat begitu jelasnya. Kulitnya masih mulus putih sesungguhnya usianya sudah empat puluh tahun waktu itu. Aku tak dapat menahan hatiku lagi. tatkala tante berbicara ditelefòòn maka tanganku segra bereaksi mengusap pelan bagian dari tòketnya yang nampak itu dan kuremas remas pelan.

Aku merasa nikmat sekali bisa menyentuh kulit putih itu. Tante cuma menatapku tapi tak bereaksi apa apa dan kembali melanjutkan kerjanya. Aku kembali mendekatinya dan tanganku kembali menyusup masuk lewat celah yang terbuka itu terus memegang buah dwujudnya dan meremas remasnya. Tante kaget sikapku yang berani itu. “Ce ngana anak kecil mengapa ramas ramas kita punya susu?”. Tante menanya dialek Ternatenya. “Tante punya susu itu bikin saya jadi nafsu” kataku hati yang pòlòs, walau hatiku berdebar juga. Tanganku masih saja menggerayangi tòketnya yang besar itu. Bahkan ketika sampai keputingnya dan memintir mintir putingnya itu terasa putingnya tante tlah jadi tegang menjadi keras dan memanjang. “Adòòòhh..!” tante Pang mengeluh sambil memerem matanya dan menegakan badannya. Rupanya ia juga merasa nikmat permainan tanganku ini. Dan kuremas terus gumpalan daging putih yang masih kenyal itu. Tante Pang semakin membuat erangan. Kuraih kepalanya dan kucium bibirnya, walau aku sendiri masih bòdòh dalam berciuman. Gigiku terjadi benturan giginya tante, tapi cepat ku sambar bibirnya lagi.

Tante tersandar dikursi menatapku nanar. Melihat tante Pang yang sudah terkapar seperti petinju yang kò itu, bikin aku tambah nekad lagi. Kukeluarkan ke-2 payu daranya itu dari dalam bra nya dan kuhisap ke-2 putingnya silih berganti. Tante Pang semakin merintih dan memekik nada/suara tertahan sambil membanting banting kakinya kelantai. Tangan kiriku masuk kebalik blusnya terus lakukan tembusan cd nya dan mengusap usap bibir memeknya. Tante Pang berteriak dan memekik tertahan, rupanya tante mencapai klimaksnya. “Sudah.., sudaaah..!” jerit tante Pang nada/suara lakukan getaran. Lalu ia bangun berdiri seperti marah padaku. Menatapku mata terbelalak. Bibirnya gemetaran. “Ce .., kurang ajar ngana!” Lalu ia bangkit berdiri dan buru buru memasukan kembali ke-2 tòketnya yang aku keluarkan tadi itu segra meninggalkan tempat itu. Kulihat tante memasuki kamarnya dan membanting pintu. Aku cepat cepat kabur saja dari situ. Malamnya ku datang kesitu lagi, alasan mau ketemu sama Angela. Tante Pang lagi diruang tamu duduk berpangku kaki sambil membaca majalah. Baca Selengkapnya…

Cerita Dewasa Ngentot Bercinta Dengan Tante Di Dapur untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga qi1.biz juga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga

Terima kasih telah membaca Cerita Dewasa Ngentot Bercinta Dengan Tante Di Dapur

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...