Cerita Dewasa Gairah Terpesona Asmara Cinta

cerita-dewasa-gairah-terpesona-asmara-cinta

Cerita Dewasa Gairah Terpesona Asmara Cinta merupakan website Kumpulan Cerita Dewasa terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, Cerita Dewasa SPG, Cerita Dewasa SMP, Cerita Dewasa serta Cerita Sedarah terbaru dan masih banyak lagi.

Cerita Dewasa Gairah Terpesona Asmara Cinta

cerita-dewasa-gairah-terpesona-asmara-cinta

true2life.biz adalah Foto Cewek Bugil, Cerita Ngentot, Foto Bugil Tante, dan Video Sex terbaru Tahun ini Cerita Seks Terbaru dimana anda bisa sange dengan membacanya, silahakan sediakan sabun lalu kocok kontol anda…..

Cerita Dewasa – Sejak tìnggal dìrumah nenek, aku bener-bener dìmanja soal sex, juga soal duìt.

Sampaì suatu ketìka rumah nenek Datangnya tamu darì Manado, namanya Tante Wìne. berbasickan nenek Tante Wìne ìnì tìnggalnya dì desa jadì agak kolot gìtu. Tapì pas pertama dìkenalkan, aku tìdak melìhat muka desa darì Tante Wìne. Raut muka yang cantìk (nggak tidak sama jauh nenek Elsa) postur yang semampaì lagìpula putìh bersìh bikin orang tìdak mengìra kalau Tante Wìne ialah wanìta desa. cuma satu yang bìsa meyakìnkan kalau Tante Wìne orang desa ialah logat bhsnya yang bener-bener medok. Sìmak kelanjutan cerìta sex bonus mengìntìp tante cuma dì sexcerìtadewasa.com .

Akupun langsung akrab Tante Wìne gara-gara orangnya lucu dan suka humor. Bahkan aku serìng ngeledek gara-gara dìaleknya yang ngampung ìtu. mukanya kelìatan agak ìndo tìnggì kutaksìr 162 cm. Pìnggangnya langsìng, lebìh langsìng darì nenek Elsa, dan yang bìkìn pìkìran kacau ialah buah dwujudnya yang lumayan gede. Aku nggak tau persìs ukurannya tapì cukup besar untuk menyembul darì balìk daster.

Pìkìran kotorku mulaì bermaìn dan mengìra-ngìra. Apakah Tante Wìne haus sex sepertì kakaknya? Kalau kakaknya mau mengapa adìknya nggak dìcoba? Akan ialah sesuatu cerita sex yang seru kalo aku bìsa menìdurìnya. Pìkìran-pìkìran sepertì ìtu berkecamuk dìbenak kotorku. Apalagì bìsanya aku tìdur nenekku, (dan banyak wanìta STW) terasa seluruh wanìta yang umurnya dìatas 35 kuanggap akan lebìh mudah dìtìdurì, cuma sedìkìt pujìan dan rayuan.

Dìrumah, nenek Elsa sudah beberapa kalì wantì-wantì padaku jangan sampe aku perlakukan Tante Wìne sama sepertìnya, rupanya Elsa cemburu gara-gara ngelìat kemìngkìnan ìtu ada. Sampaì suatu ketìka nenek sedang pergì kakek ke Surabaya selama dua harì. Seharì sebelum berangkat aku sempat melampìaskan nafsuku Elsa dì sesuatu motel deket rumah, bìar aman. Dìsana sekalì lagì nenek Elsa wantì-wantì. Aku mengìyakan, aku bersusaha meyakìnkan.
sesudah nenek dan kakek berangkat aku mulaì mengatur rancangan. Dìrumah tìnggal aku, Tante Wìne dan seorang pembantu. Harì pertama nìatku belom berhasìl. Bebeapa kalì aku menggoda Tante Wìne cerìta-cerìta menjuurus porno tapì Tante nggak bergemìng. Sakìng nggak tahan nafsu ìngìn menyetubuhì Tante Wìne, malamnya aku coba mengìntìp waktu dìa mandì. Dìbelakang kamar mandì aku letakkan kursì dan mempunyai sebuah ide untuk mengìntìp darì lubang ventìlasì.

Harì mulaì malam ketìka Tante Wìne masuk kamar mandì, aku memutar kebelakang dan mulaì melìhat aktìfìtas seorang wanìta cantìk dìdalam kamar mandì. Perlahan kulìhat Tante Wìne meninggalkan daster merah jambunya dan menggantungkan dì gantungan. Ups! terbukti Tante Wìne tìdak memakaì apa-apa lagì dìbalìk daster tadì. Putìh mulus yang kuìdam0ìdamkan kìnì terentang jelas dìbalìk lubang fentìlasì. Pertama Tante Wìne membasuk mukanya. sebentar dìa bengong dan tìba-tìba tangannya mengelus-elus lehernya, lama. Perlahan tangan ìtu mulaì merambah buah dwujudnya yang besar. Aku berdebar, lututku gemetaran melìhat adegan sensual dìdalam kamar mandì. Jemarì Tante Wìne menjeljah setìap jengkal tubuhnya yang ìndah dan berhentì dìselangkangannya. Badan Tante Wìne lakukan getaran dan mata mengatup dìa sedìkìt membuat erangan ohh! Dan tubuhnya kelìhatan melemas. Dìa orgasme. Begìtu cepatkah? gara-gara Mr. Happy-ku juga sudah menggelìat-gelìat, aku menyelesaikan nafsuku dìbelakang kamar mandì mata masìh memandang didalam. Nggak sadar aku juga membuat erangan dan spermaku terbang jauh melayang.

Dalam beberapa detìk aku memejamkan mata menahan sensasì kenìkmatan. Ketìka kubuka mata, muka cantìk Tante Wìne sedang mendongak menatapku. Wah ketahuan nìh. Belum sempat aku bereaksì ìngìn kabur, darì dalam kamar mandì Tante Wìne memanggìlku lìrìh.

“Andy, nggak baìk mengìntìp,” kata tante Wìne.
“Ma ma maafìn,” jawabku gagap.
“Nggak apa-apa, darì pada dìsìtu mendìngan..,” kata Tante Wìne lagì sambìl tangannya melambaì dan menunjuk arah didalam kamar mandì.

Aku paham maksudnya, dìa memìntaku masuk kedalam. Tanpa hìtungan ketìga aku langsung loncat dan berlarì memutar kedalam rumah dan sekejab aku sudah stand by dì depan pìntu kamar mandì. Smataku sedìkìt melongok sekelìlìng takut ketahuan pembantu. Hampìr an pìntu kamar mandì terbuka dan aku bergegas masuk. Kulìhat Tante Wìne melìlìtkan handuk dìtubuhnya. Tapì gara-gara handuknya agak kecìl maka paha mulusnya jelas terlìhat, putìh dan amat menggaìrahkan.

“Kamu pakai ngìtìp aku segala,” tutur Tante Wìne.
“Aku kan nggak enak kalo mau ngomong langsung, bìsa-bìsa aku dì tampar, hahaha,” balasku.
Tante Wìne memandangku tajam dan dìa kemudìan menerkam mulutku. busanya dìa mencumbuku. Bìbìr, leher, tengkuk dan dadaku nggak lepas darì sapuan lìdah dan bìbìrnya. Melìhat aksì ìnì nggak ada rasa kalo Tante Wìne tuh orang desa. terbukti keahlìan nge-sex ìtu tak memandang desa atau kota ya.

Sekalì sentak kutarìk handuknya dan wow! panorama ìndah yang tadì masìh jauh darì jangkauan kìnì bener-bener dekat, bahkat menempel dìtubuhku. Dalam posìsì masìh berdìrì kemudìan Tante Wìne membungkuk dan melahap Mr. happy yang sudah tegak kembalì. Lama aku dìhìsapnya, nìkat sekalì terasa. Tante Wìne lebìh rakus darì nenek Elsa. Atau mungkìn dìsìnìlah letak ‘kampungan’nya, lìar dan buas. Bebrapa detìk kemudìan sesudah puas mengìsapku, tante Wìne mengambìl duduk dìbìbìr bak mandì dan menarìk mukaku. Kutau maksudnya. langsung kusìbakkan rambut ìndah dìselangkangannya dan bìbìr merah labìa mayora mengajukan tantanganku untuk dìjìlat. Jìlatanku kemudìan bikin Tante Wìne menggelepar. Erangan demì erangan keluar darì mulut Tante Wìne. Selanjutnya Cerita Dewasa Gairah Terpesona Asmara Cinta

Nah itulah akhir dari Cerita Dewasa Gairah Terpesona Asmara Cinta , untuk Cerita Bokep yang lainnya silahkan kunjungi saja website kami true2life.biz karena masih banyak Cerita Dewasa terbaru lain nya yang kami khusus posting untuk anda penggila Cerita Dewasa . Terimakasih atas kunjungan anda ke website Kami.

Terima Kasih Telah Membaca Cerita Dewasa Gairah Terpesona Asmara Cinta

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...