CEO Bali United Bantah Tolak Pemutihan Klub Terkena Sanksi

CEO Bali United FC Yabes Tanuri menangkal anggapan pihaknya ialah salah satu yang menangkis pemutihan sebanyak Club untuk dibahas dalam agenda kongres PSSi dua hari lalu.

layaknya diketahui, pemutihan sebanyak Club terhukum akibat ikuti kompetisi Liga Prima indonesia (LPi) urung dilakuakan sesudah para pemilik nada/suara menyebutkan kongres di Jakarta itu Selayak ajang menjadi penentu ketua umum PSSi yang baru.

Bali United dimaksud-sebut Selayak salah satu Club yang turut melakukan penolakan tersebut. akan tetapi Yabes menangkal tuduhan itu, dan menyebutkan pemutihan Club terhukum akan dikerjakan pada kongres Desember 2016.

“seluruh isu yang berkembang terkait perihal tersebut ialah hal yang tidak benar, dan jangan hingga bikin perpecahan, spesialnya di pihak suporter,” tegas Yabes melewati account YouTube resmi Club.

“Agenda kongres PSSi 2016 tempo hari memang cuma terkonsentrasi pada pemilihan ketua, akan tetapi untuk pemutihan Club akan diagendakan pada kongres mendatang yang dirancangankan pada Desember 2016.”

“Bahkan status pergantian nama Bali United [dari Persisam Putra Samarinda] sedang diperjuangkan, Selayakmana Bonek memperjuangkan Persebaya untuk secepatnya diputihkan.”

“Yang menjadi voter waktu kongres PSSi tempo hari untuk menjadi wakil nama Bali United tetap diwakili pemilik Persisam Putra Samarinda, Harbiansyah.”

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...